cvtogel daftar – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menempatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai tenaga Tata Usaha (TU) di SMA dan SMK negeri. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi. Setelah transfer dana dari pemerintah pusat ke Jawa Barat berkurang, meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan beberapa Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan nonfisik.

Dedi menilai banyak ASN di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum memiliki peran strategis atau produktif. Karena itu, mereka akan diarahkan membantu pekerjaan administrasi di sekolah-sekolah menengah. “Daripada tidak produktif, lebih baik membantu sekolah yang kekurangan tenaga administrasi,” ujarnya.

Penempatan ASN ke sekolah ini akan mulai dilaksanakan pada Januari 2026, dengan status diperbantukan di lingkungan sekolah namun tetap bernaung di bawah Pemprov Jabar. Ia juga meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera memetakan ASN yang bisa dialihkan.

Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran dan memperkuat layanan administrasi pendidikan, namun tetap menimbulkan tantangan seperti kesesuaian kompetensi ASN serta kesiapan sekolah menerima tambahan pegawai baru.